Nafas Kehidupan
Oleh: Halimah Sadiyah
Dunia yang fana,
Apa hanya sebatas hidup tanpa arah tujuan?
Dunia yang fana,
Apa hanya tentang merajut mimpi hingga hilang kendali ?
Dunia yang fana,
Apa tentang perjalanan yang tidak ada ujungnya, hingga lupa untuk berhenti ?
Layaknya manusia yang ingin berkembang dan maju, bertahan dalam segala situasi adalah rumus paling mendasar dalam menata hidup. Beradaptasi atas segala perubahan situasipun menjadi pokok dari esensi manusia mampu berkembang dan maju.
Sebuah figur menggambarkan dengan nyata, betapa dahsyatnya kekuatan doa dan usaha. Bukan hanya sekedar mimpi, bukan hanya sekedar menulis barisan dari apa yang akan dituju, bukan hanya sekedar menghayal ditempat. Tapi ini tentang kekuatan yang tidak akan lemah walau diterpa ribuan ujian, tentang perjalanan yang tidak akan pernah berhenti, tentang usaha yang terus di revolusi. Dahsyatnya dalam pandangan, Syukurnya jadi diperdalam. Inilah “Nafas Kehidupan” yang sebenarnya, walau tanpa banyak bicara.
Nafas Kehidupan adalah perjalanan yang tidak akan pernah berhenti dan pasti akan selalu dimulai. Karena sejatinya manusia akan terus bergerak menemui apa yang akan dituju, memulai sesuatu yang baru, atau melanjutkan mimpi para pendahulu.
Menjadi barisan dalam perjuangan orang -orang hebat adalah hal yang patut di syukuri, lagi lagi sangat perlu untuk disyukuri secara mendalam. Rasanya tidak ada alasan untuk tidak bersyukur jika hal-hal sederhana saja mampu membuat mata berlinang bahkan tak kuat menahan bendungan air didalamnya.
Nafas Kehidupan adalah sebuah revolusi yang tidak akan pernah berhenti. Setiap perubahan dan pembaharuan memberikan arti semangat juang yang lebih tinggi untuk mempertahankan dan memperjuangkan apa yang sudah kita miliki.
Nafas Kehidupan adalah kita dengan langkah kecil namun berarti
Nafas kehidupan adalah kita dengan perjuangan mengisi ruang-ruang kosong yang belum terpenuhi.
Nafas kehidupan adalah kita dengan tetap merendahkan diri.
Nafas kehidupan adalah kita dengan apa yang mampu kita tekuni.
Semoga kita mampu menyegarkan pada hal-hal yang masih terasa gersang. Jangan pernah berhenti mencari arti tentang “Nafas Kehidupan” yang akan terus berjalan.
Tulisan Lainnya
ABOUT US
By: Jiddah Zainab Bicara "Tentang Kita" adalah pembicaraan tentang keseluruhan dari Cipta, proses perjalanan dan cita- cita dari setiap personel, baik unsur atau struktur, dari A sampa
Tercatat dalam Sejarah: Antara Lupa dan Wafa’
Oleh: Humaidi Mufa Tidak semua yang membangun sejarah merasa penting untuk tercatat. Banyak tokoh besar dalam lintasan waktu yang berjalan tanpa pamrih, tanpa mencatat namanya sendiri
SAFINAH NAJA
Oleh:Jiddah Zainab (Tribute to Sang Kyai 140621 – 140625) Malam itu laut tenang, Langit ditemani bintang, Angin semilir sejuk menghantam ombak tanpa deburan, Semua rahasia menja
MENAPAK JEJAK YANG TAK PERNAH HILANG
Refleksi Haul ke-4 Buya KH. Burhanuddin Marzuki Oleh: Humaidi Mufa Empat tahun sudah dan masih kami ingat. Suaranya yang tenang, penuh kebijaksanaan, namun setiap katanya menusu
Terdidik dalam situasi mendadak
By: Jiddah Zainab Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Dan dengan kesempurnaanNya Allah menciptakan Rasulullah menjadi makhluq yang sempurna. Dan selain itu tak ada lagi makhluq y
TERUSLAH BERGERAK DAN JANGAN BERHENTI
Oleh: Humaidi Mufa Jika jatuh, bangunlah kembali. Bukan karena kita lemah, tapi karena kita sedang belajar berdiri lebih kuat. Jika gagal, cobalah lagi. Karena kegagalan bukan akhir, m
KEMANA PENDIDIKAN KITA MELANGKAH ?
Oleh : Humaidi Mufa Pendidikan Indonesia lahir melalui semangat perjuangan. Ki Hajar Dewantara, Bapak pendidikan nasional, telah menanamkan nilai-nilai luhur bahwa pendidikan sejatinya
MAGICAL WORDS
By Halimah Sadiyah Kita mungkin sering melihat dan membaca sebuah tulisan, atau mendengar sebuah kata yang bernyawa dari lisan orang-orang yang mampu memberikan dampak po
11 hari menjemput Surga
In Memoriam Koh Abun By: Jiddah Zainab Tak seorang pun yang tahu bagaimana cerita hidup yang akan di jalaninya. Dari mulai di lahirkan sang Bunda sampai akhir dari perjalanannya di d
UPDATE AND UPGRADE
By: Jiddah Zainab Kehidupan manusia akan selalu melalui poros nya. Dalam konteks keimanan, poros seorang mukmin adalah taqdir Allah. Bagi kaum tertentu, taqdir Allah adalah