SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH
Alumni bagi qotrun nada adalah asset yang tidak ternilai.Melalui merekalah siklus perkembangan qotrun nada terus berputar. Lewat mereka jualah eksistensi qotrun nada dikenal masyarakat luas.Iklan berjalan lewat jaringan kegiatan alumni baik individu dan kelompok menjadikan qotrun nada menyebar kedaerah dimana alumninya berkiprah.perjuangan mereka selama 6 tahun masa pendidikan di Qotrun Nada adalah bekal yang berharga dalam mengarungi perjalanan hidup mereka.
Menurut data yang telah dihimpun oleh manajemen, alumni qotrun nada berjumlah :
- Angkatan pertama tahun 2003 berjumlah : 19 orang
- Angkatan kedua tahun 2004 berjumlah : 22 orang
- Angkatan ketiga tahun 2005 berjumlah :25 orang
- Angkatan keempat tahun 2006 berjumlah : 39 orang
- Angkatan kelima tahun 2007 berjumlah : 50 orang
- Angkatan keenam tahun 2008 berjumlah : 99 orang
- Angkatan ketujuh tahun 2009 berjumlah 66 orang
- Angkatan kedelapan tahun 2010 berjumlah : 110 orang
- Angkatan kesembilan tahun 2011 berjumlah : 90 orang
- Angkatan kesepuluh tahun 2012 berjumlah : 118 orang
- Angkatan kesebelas tahun 2013 berjumlah : 131 orang
- Angkatan keduabelas tahun 2014 berjumlah : 155 orang
- Angkatan ketigabelas tahun 2015 berjumlah : 162 orang
- Angkatan keempatbelas tahun 2016 berjumlah : 161 orang
- Angkatan ketujuhbelas tahun 2017 berjumlah : 197 orang
- Angkatan kedelapanbelas tahun 2018 berjumlah : 193 orang
Kelanjutan pendidikan para alumni tersebar dibeberapa perguruan tinggi negri dan swasta serta pondok pesantren lanjutan. Sedangkan profesi yang digelauti alumni pasca pendidikannya antara lain,pegawai negri,pegawai swasta, wiraswasta, pengabdian dimasyarakat dengan mengajar dibeberapa lembaga pendidikan dan majlis taklim.
Namun demikian ada beberapa alumni yang diminta mengabdi di almamaternya sambil meneruskan pendidikannya ke perguruan tinggi. Alumni inilah yang kemudian diikutsertakan dalam program pemberdayaan di manajemen PP Qotrun Nada.
Alumni Qotrun Nada tergabung dalam organisasi alumni yang diberi nama IKQNADA (Ikatan Keluarga Besar Qotrun Nada) yang selalu mengupayakan perkembanagn dan pemberdayaan alumni dengan terus berkoordinasi derngan almamaternya.
Baca Juga
PRAMUKA QOTRUN NADA KEMBALI REBUT PIALA DI PERLOMBAAN PRAMUKA
Oleh:Jurnalis Team Sinar di ufuk timur menyapa dunia, memantulkan cahayanya penopang semangat bagi tiap-tiap insan. Detik itu, merupakan langkah pasukan khusus Ambarawa berangkat menuj
TERLAHIR KEMBALI DAN BERTUMBUH
Oleh: Humaidi Mufa, M.Pd Kita sebagai individu memiliki kesempatan untuk selalu berkembang. Dalam hidup, setiap kejadian akan membawa peluang baru untuk dapat kita mulai kembali. Hal i
RAPUH
Alisha Zahrani Santri Kelas 5 Sinarnya perlahan meredup Semangatnya perlahan memudar Senyumnya hilang dihancurkan kenyataan Daun itu gugur Kembali Cahaya yang dulu terliha
kenistaan pemikiran
By : Lutfiah Syafiqih (Santri Qotrun Nada) Malam ini aku ingin membersamai gelapmu. Bercerita tentang resah, di rentang kisah. Sebenarnya aku ingin tidur lebih awal.
Trilogi Gerakan : Belajar, Berjuang dan Bertaqwa
Oleh: Ust Humaidi Mufa, M.Pd Bagi kita yang pernah aktif dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Belajar, Berjuang dan Bertaqwa. Ya